Pendampingan Pengembangan Marketing Digital Ecotourism Melalui Media Sosial di Curug Cilember

Pendampingan Pengembangan Marketing Digital Ecotourism Melalui Media Sosial di Curug Cilember

Bogor, 15 Agustus 2025 – Udara sejuk pegunungan dan gemericik tujuh air terjun yang berundak di Curug Cilember, Kabupaten Bogor, menjadi saksi dimulainya sebuah langkah baru dalam dunia pariwisata lokal. Universitas Terbuka (UT) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) hadir memberikan pendampingan bertajuk “Pendampingan Pengembangan Marketing Digital Ecotourism Melalui Media Sosial”.

Dalam program ini, tim dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UT mendampingi para pengelola wisata Curug Cilember untuk mengasah keterampilan pemasaran berbasis digital. Inisiatif ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi sebuah upaya nyata membangun kemandirian masyarakat sekaligus memperkuat potensi wisata alam yang kaya, agar mampu bersaing di tengah derasnya arus digitalisasi.

Kegiatan berlangsung sejak Juli hingga September 2025, dengan fokus pada peningkatan kapasitas pengelola wisata agar mampu memanfaatkan media sosial secara lebih efektif, kreatif, dan berkelanjutan. Harapannya, Curug Cilember tak hanya dikenal sebagai wisata lokal, tetapi juga menjangkau pasar nasional hingga mancanegara. Curug Cilember sendiri sudah lama dikenal sebagai surga kecil di Bogor dengan tujuh air terjunnya, hutan pinus yang menyejukkan, serta ekosistem flora dan fauna yang terjaga. Namun, tanpa strategi promosi yang tepat, pesonanya kerap hanya berhenti di lingkup lokal.

“Media sosial kini bukan sekadar hiburan, melainkan pintu utama wisatawan dalam menentukan destinasi. Pendampingan ini diharapkan dapat mendorong pengelola Curug Cilember untuk terus berinovasi, sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata lokal,” ujar Dr. Yati, M.Pd., ketua tim PkM UT, penuh optimisme.

Sesi pelatihan dirancang menyeluruh: peserta diajak berkreasi membuat konten visual yang memikat, belajar mengelola akun media sosial dengan konsisten, hingga memahami teknik storytelling visual yang dapat memperkuat citra Curug Cilember. Tak berhenti di situ, peserta juga mendapat wawasan untuk mengevaluasi keberhasilan kampanye digital yang mereka jalankan. Sebagai bentuk dukungan nyata, UT turut menyalurkan hibah untuk menunjang kegiatan promosi tersebut.

Bagi UT, kegiatan ini tidak hanya soal transfer ilmu, melainkan juga sinergi. “Kami percaya kolaborasi seperti ini adalah kunci pembangunan berkelanjutan. Akademisi hadir bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga mitra yang siap mendampingi masyarakat menghadapi tantangan zaman. Kami berharap pendampingan ini dapat memberikan dampak positif bagi pengelola wisata dalam menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan kunjungan wisatawan” tambah Dr. Yati.

Lebih dari sekadar pelatihan, pendampingan ini menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan dan praktik lapangan. Universitas Terbuka, melalui PkM, tidak hanya membekali pengelola dengan keterampilan baru, tetapi juga menguatkan semangat untuk terus bergerak maju. Dengan dukungan strategi digital, Curug Cilember kini bersiap meneguhkan diri sebagai destinasi ekowisata unggulan yang berkelanjutan di era digital.

Naskah & Foto : Istimewa

Admin Dibaca 16 kali